INILAH.COM, Jakarta - Masih ingat game arcade Atari? Bersiap-siaplah, karena raja perangkat game era 80-an ini bersiap akan ‘bangkit’ di 2012 nanti.
Prediksi bangkitnya Atari tahun depan ini tidaklah berlebihan. Pasalnya, perusahaan ini kan meluncurkan kembali perusahaannya sebagai ‘perusahaan game mobile’ dan merekrut banyak talenta-talenta besar di dunia IT.
Alasan peluncuran ulang Atari sebagai perusahaan game mobile ini dilihat dari banyaknya firma maupun startup yang sukses meraup keuntungan di dunia game mobile dan game sosial yang saat ini sedang banyak digemari pengguna di seluruh dunia.
Sebagai langkah awal, Atari merekrut bekas pegawai ekeskutif di Marvel dan bekas pendiri iWON, sebagai Executive President mereka. Nolan Bushnell dan Ted Dabney mendirikan Atari pada 1972. Saat itu, Atari memainkan peran penting dalam sejarah awal perkembangan dunia video game. Selain itu, konsol Atari saat itu sangat populer melalui game-game seperti Centipede, Breakout dan Pong.
Meski saat itu Atari menjadi perangkat game terpopuler di dunia, mereka mengalami masa-masa sulit pada 1983 saat mereka mengalami masalah keuangan hingga beberapa asetnya jatuh ke tangan-tangan seperti Warner Communications dan Hasbro.
Atari saat ini memiliki 65 orang anggota dengan markas pusat di New York dan Prancis. Meski sangat berbeda dari 20 tahun lalu, tim kerja Atari saat ini lebih fokus pada pengembalian nama besar mereka serta aset-asetnya.
Tak hanya itu, perusahaan ini juga fokus untuk bisa tampil kembali menjadi ‘perusahaan game mobile dan game sosial’. Meski masih ‘menyisakan’ nama besar, medan pertempuran di dunia video game saat ini sudah banyak berubah.
Sebagaimana Electronic Arts (EA) kini memimpin melalui game-game andalan seperti Battlefield, Need for Speed, Mass Effect, FIFA dan lain-lain. Selain itu, sudah ada pemain dalam game sosial, seperti Zynga yang sudah ‘menguasai’ Facebook.
Sementara untuk game mobile, Rovio sudah memiliki posisi cukup kuat melalui Angry Birds. “Tak ada yang bisa bertahan selamanya. Atari tak boleh terus terlelap. Kami harus tetap relevan,” ujar CEO Atari Jim Wilson.
Untuk fokus di dunia game mobile dan game sosial, Atari meluncurkan ‘Greatest Hits’ untuk iOS dan Android di mana game ini merupakan kompilasi contoh dari 18 game klasik Atari. Selain itu, beberapa pencapaian telah terwujud di Facebook termasuk game ‘Asteroid: Gunner’ yang masuk 10 game bestseller di App Store dalam dua pekan sejak peluncurannya.
Sementara ‘Greatest Hits’ telah diunduh lebih dari 3,5 juta kali di berbagai platform sejak diluncurkan April lalu. Pada 8 Desember mendatang, Atari akan meluncurkan game-game klasik mereka ke platform mobile, seperti ‘Breakout: Boost’ (1976) ke iOS.
Di sektor SDM, Atari melakukan beberapa perombakan kepemimpinan tim kerja seperti menarik Gui Karyo sebagai Executive Vice President Development & Operations. Karyo sebelumnya bekerja di Mindspark, Majesco, Marvel, dan sudah berpengalaman di industri game.
Saat ini Atari memiliki lebih dari 200 game serta franchise, termasuk Centipede, Missile Command, Pong, Test Drive, Backyard Sports dan Deer Hunter. CEO Wilson mengatakan, Atari akan terus berevolusi pada game lama untuk pengguna baru. Untuk mengetahui berhasil atau tidaknya, mari kita saksikan ke depannya
0 komentar:
Posting Komentar